peta tematik
1. Pengertian peta tematik
Peta tematik atau peta khusus (special purpose map) adalah peta
yang menampilkan satu objek atau fenomena tertentu.Peta ini khusus
menginformasikan tema-tema tertentu yang diperlukan dalam pengetahuan,penelitian,atau
perencanaan.Misalnya,peta curah hujan,peta cuaca,peta distribusi penduduk,peta
persebaran barang tambang dan peta pariwisata.
2. Komponen peta tematik
Seperti yang kalian pelajari dua tahun lalu (X),suatu peta dapat dikatakan
baik apabila memenuhi beberapa syarat-syarat peta,Jika memiliki komponen
peta.Komponen peta harus menunjukkan informasi yang ada pada muka peta sesuai
dengan keadaan di lapangan.Komponen peta pada peta,baik umum atau peta tematik
sama.
a. Fungsi peta
Judul peta tematik sangat berbeda dengan judul peta pada peta umum.Pada
peta umum,contohnya peta-peta provinsi pada atlas,biasanya memiliki judul peta
dengan nama daerah tertentu yang diletakkan di atas peta tersebut.Jadi pada
peta umum,judul peta itu berisikan nama tempat nya saja seperti Jawa Barat,Kota
Bandung,Sumedang,dan lain-lain.Berbeda dengan peta tematik,judul pada peta
tematik disesuaikan dengan tema peta yang ada,contohnya isi peta menggambarkan
persebaran curah hujan di Jawa Barat maka judul peta tematik tersebut adalah
Peta Curah Hujan Jawa Barat.
Judul peta khusus menunjukkan isi atau tema dari peta dan wilayah yang
digambarkan.Peta umum tersebut dibatasi oleh koordinat geografi atau
grid,sedangkan peta tematik dibatasi oleh wilayah yang digambar.
b. Skala
Skala adalah perbandingan 2 titik pada peta dengan jarak datar di
lapangan.Dengan sekala kkita dapat mengetahui berapa jarak datar dua buah
tempat pada peta.Peta yang baik selalu mencantumkan skala.
Skala dapat dinyatakan dalam angka,garis,dan verbal.
1). Angka atau pecahan
Skala ini menunjukkan perbandingan jarak datar pada peta dengan jarak
sebenarnya di lapangan.contohnya,jika pada sebuah peta tematik tercantum skala
1:1.500.000 dan menggunakan satuan cm,ini artinhya setiap 1cm pada peta
tersebut ,jarak datar di lapangan adalah 1.500.000cm atau 15 km
2). Garis/grafik
Skala garis dinyatakan dengan garis lurus pendek yang terbagi dalam
beberapa bagian dengan jarak yang sama.pada garis tersebut,dicantumkan ukuran
jarak data di lapangan,misalnya dinyatakan dalam M,KM,bahkan feet atau
mil
3). Verbal
Skala verbal dalah skala kata-kata.Jadi,pengujiannya berupa deskipsi
contoh skala peta 1:250.000.
Skala mempunyai nama lain,yaitu kedar,namun pengertian kedua istilah ini
sama saja.
ketentuan skala yang perlu kalian ketahui,diantaranya:
·
Makin kecil angka dibelakang tanda (:)
makin besar skala peta tersebut
·
Angka di balik tanda (:) semakin besar
berarti skalanya semakin kecil
skala dapat dinyatakan sebagai berikut :
·
Dengan perkataan : 1cm berbanding 500
meter
·
Dengan perbandingan : 1 banding 50.000
atau 1:50.000.
c. Petunjuk arah
Petunjuk arah atau tanda orientasi dibuat agar pembaca mengetahui arah
Utara,Barat,Selatan,dan Timur pada peta,bukan untuk mengetahui arah mata angin.Tampilan penunjuk arah pada peta tematik sebagian besar pembuat atau
pengutip peta digambarkan secara sederhana yaitu bentuk anak panah yang
menghadap ke atas dan diberi tanda U yang berarti arah utara,namun ada juga
yang menampilkan ke barat atau selatan.
|
|
d.Garis pinggir/tepi
Garis tepi adalah garis yang membatasi wilayah tergambar pada peta.Contoh wilayah yang tergambar pada peta.terdiri dari garis yang
membatasi gambar ,yaitu:peta itu sendiri garis astromis,judul peta,skala,peta
indeks,legenda dan sumber peta,Sedangkan yang sebaiknya terletak di luar garis
pinggir diantaranya namapembuat peta dan nomor peta (bila) jumlah peta lebih
dari satu.
e. legenda
Dalam peta tematik,legenda merupakan komponen yang sangat penting karna
legenda pada peta tematik berbeda dengan peta umum yang biasa terdapat pada
atlas.Pada peta tematik,symbol-simbol yang digunakan cenderung lebih banyak dan
berfariasi tergantung pada tema peta yang dibuat,sedangkan pada peta
umum,cenderung bersifat baku bagi setiap jalan,sungai,batas Negara,ibu kota
Negara,warna perairan,warna daratan (coklat,kuning,hijau).Keberadaan legenda
sangat penting karna merupakan kunci dalam memahami symbol-simbolyang ada pada
peta,atau disebur juga satuan pemetaan.
Penempatan letak sumber dalam peta tematik juga perlu diperhatikan dalam
urutan symbol sebaiknya dimulai dari batas administratife,kemudian symbol garis
yang lain (jalan,sungai) setelah itu,masuk ke kelompok yang lain misalnya ke simbol
warna atau arsiran yang memperjelas isi dari peta yang dibuat.
Hal yang perlu dinggat dalam pembuatan simbol atau satuan pemetaan
yaitu skala peta.Jika skala peta berubah maka ukuran satuan pemetaan ikut
berubah.Skala peta lebih besar maka satuan pemetaan/simbol harus lebih rinci.
f. garis lintang dan garis bujur
Koordinat merupakan garis hayal yang berfungsi untuk menentukan
lokasi.Koordinat di klasifikasikan menjadi dua ,yaitu:
·
Koordinat geografi yang ditunjukkan
dengan garis bujur dan garis lintang
·
Koordinat grid yang ditunjukkan dengan
satuan meter atau kilometer.
Untuk batas administratif
seperti kelurahan atau desa,kecamatan,kabupaten,dan profinsi,telah memiliki
koordinatnya masing-masing(setelah dihitung posisinya).Berbeda dengan batas
daerah aliran sungai (DAS) biasanya harus menghitung secara
koordinatnya.Contohnya untuk menentukan batas koordinat daerah aliran cirasiah
dibuat terlebih dahulu batasnya,kemudian dihitung koordinatnya dengan
perhitungan tertentu menggunakan bahan atau peta dasar peta topografi/peta rupa
bumi.
g. Sumber peta
Pencantum sumber peta
pada peta tematik berfungsi untuk mengetahui darimana informasi isi peta
tersebut(data tersebut) diperoleh dan kapan (tahun) informasi tersebut didapat
oleh si pembuat peta,pada umumya pada peta-peta tematik yang dibuat oleh
instansi tertentu data yang didapat bersifat data primer.
Sumber peta
dicantumkan agar peta yang disajikan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.Sumber peta yang
biasa dijadikan data sekunder untuk keperluan survey lapangan diantaranya
berasal dari instansi-instansi terpercaya seperti badan pertanahan
nasional,dinas kehutanan,dan perkebunan,dan badan koordinasi survey tanah
nasional.Contoh penulisan
sumber peta pada peta tematik yang baik diantaranya:
·
Sumber : peta rupa bumi,lembar
pakutandang.Tahun 2004
·
Sumber : peta topografi,lembar 49/XLI-C
Tahun1975
h. Simbol peta
Simbol peta adalah
gambar atau tanda yang mempunyai makna dan arti.Simbol tersebut harus menggambarkan
objek di lapangan,maka penggambaran objek dengan menggambar karakteristik
objek.Simbol pada peta diklasifikasikan menjadi 3 yaitu:
·
Simbol titik menggambarkan objek
seperti kota dan masjid.
·
Simbol garis menggambarkan objek yang
membentuk garis,seperti garis pantai dan sungai.
·
Simbol wilayah untuk menggambarkan
objek misalnya hutan,sawah,penggunaan lahan Negara,dan sebagainya.Pada peta tematik
simbol-simbol yang digunakan bergantung dari keinginan si pembuat peta asal
tidak diluar kaidah-kaidah pembuatan symbol seperti :mudah
dimengerti,sederhana(simple),mencerminkan objek di lapangan dan bersifat umum.
Terdapat
simbol-simbol dasar pada peta tematik yang perlu diketahui,yaitu batas
administratif,jalan,sungai,dan region(tata guna lahan,kemiringan lereng,curah
hujan dan lain-lain).
1.Batas Administratif
Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya,bahwa batas administratif
berbeda dengan batas alam,biasanya batas administratif telah ditentukan oleh
pemerintah setempat yang posisi lintang dan bujurnya telah ada.Pada peta tematik,simbol batas administratif
dapat berupa garis lurus(-),garis putus-putus (-----),garis titik garis(-.-.-.).begitupun
batas daerah alian sungai atau sungai yang mengalir di daerah itu.
Pada peta temati,symbol jalan dalam hal bentuk sama seperti pada peta umum,yaitu garis lurus,namun pada peta tematik yang perlu diperhatikan adalah
bentuk dan ukuran antara jalan utama biasanya garis lurus dan agak lebar (garis
agak besar) untuk jalan desa garis lurus tapi agak sempit dari jalan utama (garis
tipis) dan pada jalan setapak pada umumnya berbentuk garis putus-putus.agar
lebih jelas lihatlah gambar symbol dibawah ini.
Untuk symbol sungai tidak berbeda dengan peta umum,bentuk symbol,yaitu
garis dengan warna biru.Namun, sama halnya dengan symbol jalan,bentuk dan ukuran
symbol sungai harus diperhatikan. Sungai utama symbol garisnya harus lebih tebal
daripada anak-anak sungai.Seperti gambar dibawah ini
4.Region
Region atau area pada peta tematik,yaitu batas yang membedakan
fenomena/objek wilayah satu dengan wilayah yang lain.Region ini dapat berupa
lingkaran,lingkaran tak beraturan,kotak atau segi-segi lain.Biasanya, didalam
satu region diberi arsiran atau warna yang berbeda dengan region yang
lain,sehingga dalam suatu administratif atau batas DAS terdapat satu atau lebih
dari 1region.
Satu region jika fenomena /objek dalam satu batas administratif
tersebut sama atau sejenis dan lebih dari satu region jika fenomena atau objek
yang ada berfariasi atau beraneka ragam.Misalnya dalam suatu batas DAS,terdapat
beberapa region penggunaan lahan,yaitu sawah,permukiman,ladang,dan hutan



